Langsung ke konten utama

10 Santri Ponpes Darul Muhibbin NW mengikuti Program Hafal Al-Qur'an 60 Hari 30 Juz

10 orang santri Ponpes Darul Muhibbin NW Mispalah Praya mengikuti Daurah Tahfidz Nusantara: Hafal Al Quran selama 60 hari.
kalimat Iftitah dibuka Gubernur NTB
Doa dipimpin Tgh. M. Shobri Azhari
Para peserta datang dari sabang sampai Merauke


Resume Tausyiah Gubernur NTB dalam Iftitah Daurah Al Quran Hafal Al Quran 60 hari
1. Silaturahim itu bukan hanya berjumpa dalam satu majelis saja, namun yg lebih penting dr itu hati kita harus 1 visi. Jadi percuma bertemu muka, jika hati saling membelakangi.
TGH. SHOBRI MEMIMPIN DOA
2. Apa yg terjadi di belahan dunia Muslim brupa pembunuhan satu sama lain merupakan bukti konkrit terceraiberaix hati2 kaum Muslimin. Padahal dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa satu tetes darah muslim lebih dicintai Alloh dr dunia n segala isinya.
3. Alloh telah bersumpah bahwa Al Quran itu mudah bagi manusia. Mudah dibaca, dihafal, difahami, apalagi diamalkan. Lalu tidak ada alasan untuk mengatakannya sulit.
4. Banyak ulama hafal Al Quran tanpa sengaja, itu krena intensitas membaca Al Quran mereka yg tinggi, akhirnya hafal juga.
5. Dekat dengan Al Quran, akan dekat pula solusi bagi problem hidup ini
6. Membaca Al Quran meskipun sdh hafal, tetap afdolnya sambil membaca mushaf. Krena sluruh inderawi akan meraih pahala.
7. Niat ikhlas lillahi Taala fondasi utama. Niat baik yang lain akan menyusul.
Para Peserta dari Mispalah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Kedatangan Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki ke Lombok

BIOGRAFI SYEIKH RAHMATULLAH Al-HINDI (PENDIRI MADRASAH LEGENDARIS AS-SHAULATIYAH MAKKAH AL-MUKARRAMAH)

Oleh: Husein Zaenal Muttakin, Lc., M.Pd.I BAB I
A.     Pendahuluaan Kondisi keagamaan  India pada abad 19 M sangat buruk.Kemunkaran dan kemaksiatan menyebar luas.Banyak sekali  fatwa-fatwa  dari para ulama yang jauh dari kebenaran, bahkan sampai ada yang berfatwa gugurnya kewajiban ibadah haji.Para pelajar banyak dirancuni oleh pemikiran barat sehingga mereka menganggap para ulama sebagai kaum yang jumud dan ketinggalan jaman.[1] Gerakan kristenisasi di India sangat gencar.Pada tahun 1792 M untuk pertama kali didirikan Lembaga Misi Kristen Protestan,kemudian pada tahun 1795 didirikan Organisasi Misi Kristen London dan pada Tahun 1799 didirikan Organisasi Misi Kristen  Gereja Inggris.[2] Sebelum memasuki awal abad ke 19 M, rombongan para misionaris dengan resmi dan teratur di kirimkan ke India  oleh Pemerintah Inggris, bahkan perusahaan-perusahaan dagang Inggris yang di India, disamping mendanai misi itu mereka memberikan hak istimewa kepada para misionaris itu. Untuk upaya…

Mengenal Kitab Ulmumul Hadits Masa Klasik, Pertengahan, dan Modern

Oleh: Habib Ziadi

PENDAHULUAN Ilmu hadits menurut Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki memiliki 3 kandungan defenisi: Pertama :  penukilan riwayat yang disandarkan kepada Rasul saw dari pernyataan yang dikatakan oleh beliau, perbuatan yang dikerjakannya, atau persetujuannya, atau sifat-sifatnya. Yakni, semua tentang diri beliau dan sejarahnya baik sebelum atau sesudah kerasulan. Termasuk apa yang dinukil dari sahabat dan tabi’in. Ilmu hadits kategori ini disebut, “Ilmu Riwayah al-Hadits.” Kedua: Metode atau jalan yang digunakan dalam sampainya hadits-hadits dari sisi keadaan para perawi, kekuatan hapalan dan keadilannya, atau dari sisi sanad, apakah ia muttasil atau munqati’. Kategori ini dikenal dengan istilah “ilmu Ushul al-Hadits”. Ketiga, pembahasan pada pemahaman makna atau mafhum ma’na dari lafazh-lafazh hadits, maksudnya berdasarkan kaidah bahasa Arab dan ketentuan syariat dan disesuaikan dengan prilaku Nabi saw.[1] Perkembangan ulumul hadits dari masa ke masa mengalami perubahan dem…