Langsung ke konten utama

BAGAIMANA MENGHASILKAN IDE BRILIAN ?

BY : RAHMAT MR. POWER


Nich, saya berikan bocoran isi dari paket Anda Pun Bisa Jenius:

Anda akan belajar bagaimana cara menghasilan ide brilian.

Langkah #1: Ide Brilian Datang Dari Kumpulan Informasi

Tidak ada ide yang benar-benar baru. Pada dasarnya ide baru itu datang dari informasi yang ada di dalam kepala Anda, kemudian dikombinasikan dan dimodifikasi sehingga menghasilkan ide baru.

Jika Anda begitu sulit menghasilkan ide baru, mungkin informasi yang ada dalam kepala Anda masih sedikit. Dengan kata lain, wawasan Anda masih sedikit. Untuk itu, Anda harus terus-menerus meningkatkan wawasan Anda.

Ada banyak cara meningkatkan wawasan:

- Membaca buku, ebook, dan menonton video pendidikan.
- Mengikuti seminar dan pelatihan
- Bergabung dengan perkumpulan atau asosiasi
- Berkeliling dan mendatangi tempat-tempat yang belum dikunjungi dan sebagainya.
- dan masih banyak cara-cara lainnya

Langkah #2 Kuasai Teknik Mengeluarkan Ide

Mengeluarkan ide itu ada tekniknya dan bisa dipelajari. Anda juga bisa mempelajarinya. Seringkali, orang mengeluh bingung, sementara dia tidak pernah mempelajari bagaimana menggunakan otaknya untuk menghasilkan ide-ide yang mungkin akan menjawab kebingungan dia.

Ada dua teknik untuk mengeluarkan ide:

Pertama teknik sistematis. Ada teknik yang bisa dilakukan secara sistematis, artinya dengan teknik-teknik yang bisa dipelajari secara beraturan.

Kedua teknik intuitif. Jika teknik sistematis lebih memberi tugas pada pikiran sadar, teknik intuitif menugaskan pikiran bawah sadar untuk menemukan ide.

Kedua teknik ini dibahas lebih lengkap pada produk kami Anda Pun Bisa Jenius. Jika Anda sudah menerapkannya, Anda bisa menghasilkan ribuan ide dengan mudah dan cepat.

Langkah #3: Evaluasilah Untuk Menemukan Ide Terbaik

Jika Anda sudah menguasai teknik mengeluarkan ide, menghasilkan ribuan ide adalah mudah. Sekarang, Anda tinggal mengevaluasinya untuk mendapatkan ide terbaik. Cara mengevaluasinya pun sama, bisa dengan cara sistematis atau analisis, dan bisa dengan cara kedua, yaitu cara intuitif.

Cara intuitif, meski pun sering menghasilkan ide brilian, tetapi tidak terukur. Berbeda dengan cara anlisis, Anda bisa menghasilkan ide brilian dan bisa meyakinkan semua pihak karena Anda bisa mempertanggung jawabkan secara ilmiah atau secara prosedural.

Mau lebih detil? Silahkan pelajari di ebook Anda Pun Bisa Jenius.
==> http://www.zonasukses.com/paket4.php

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Kedatangan Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki ke Lombok

KISAH AJAIB PEMAKAMAN TGH. AHMAD IZZUDDIN HABIB MISPALAH

PENUTUR : AL-USTADZ SYAMSUL WATHANI, QH (PENDIDIK DI PP DARUL MUHIBBIN NW MISPALAH PRAYA)

Menjelang beberapa bulan menjelang wafatnya, beliau sempat mengisi majelis taklim binaan beliau di masjid Nurul Iman Mispalah Praya. Itu sebagai pengajian perpisahan dengan jamaah beliau. Tema yang beliau sampaikan saat itu adalah tentang keadaan kematian orang-orang sholeh. Kata beliau dalam pengajiannya, “Orang-orang yang sholeh jika meninggal dunia akan tetap akan dimuliakan oleh Alloh swt di mana saja dia meninggal, entah di darat, di lautan, walaupun jasadnya tenggelam dalam laut, tetap akan dimuliakan oleh Alloh swt. Walaupun tidak dikuburkan sebagaimana layaknya orang mati di daratan, dia tetap dimuliakan oleh Alloh swt, berkat kesholehannya. Maka para jamaah, jika plungguh sami menghadiri pemakaman orang orang sholeh, mungkin kebetulan saat musim hujan atau memang tanah pekuburannya banyak mengandung air, terus plungguh sami melihat banyak air di dalam kuburan orang tersebut, maka kita tida…

BIOGRAFI SYEIKH RAHMATULLAH Al-HINDI (PENDIRI MADRASAH LEGENDARIS AS-SHAULATIYAH MAKKAH AL-MUKARRAMAH)

Oleh: Husein Zaenal Muttakin, Lc., M.Pd.I BAB I
A.     Pendahuluaan Kondisi keagamaan  India pada abad 19 M sangat buruk.Kemunkaran dan kemaksiatan menyebar luas.Banyak sekali  fatwa-fatwa  dari para ulama yang jauh dari kebenaran, bahkan sampai ada yang berfatwa gugurnya kewajiban ibadah haji.Para pelajar banyak dirancuni oleh pemikiran barat sehingga mereka menganggap para ulama sebagai kaum yang jumud dan ketinggalan jaman.[1] Gerakan kristenisasi di India sangat gencar.Pada tahun 1792 M untuk pertama kali didirikan Lembaga Misi Kristen Protestan,kemudian pada tahun 1795 didirikan Organisasi Misi Kristen London dan pada Tahun 1799 didirikan Organisasi Misi Kristen  Gereja Inggris.[2] Sebelum memasuki awal abad ke 19 M, rombongan para misionaris dengan resmi dan teratur di kirimkan ke India  oleh Pemerintah Inggris, bahkan perusahaan-perusahaan dagang Inggris yang di India, disamping mendanai misi itu mereka memberikan hak istimewa kepada para misionaris itu. Untuk upaya…