Langsung ke konten utama

OSIM MTs dan MA NW Mispalah Gelar Aksi Solidaritasi Palestina





Kekejaman ZionisIsrael terhadap warga Gaza di Palestina sangat tidak berperikemanusiaan.
Tragedi kemanusiaan tersebut mengundang simpati khalayak luas. Tidak terkecuali santri di Pondok pesantren NW Mispalah. 
Dalam rangka mendukung perjuangan rakyat Palestina, Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM)
MTS dan MA Ishlahul Ikhwan NW Mispalah menggelar pekan donasi untuk solidaritas Palestina. Donasi dikumpulkan dari infaq para santri, dewan guru, kas ponpes, dan masyarakat sekitar. Menurut inisiator acara, ust. H. Habib Ziadi, acara sejenis merupakan rutinitas setiap kali terjadi tragedi kemanusiaan. “ Alhamdulillah kita berusaha tidak mau ketinggalan berpartisifasi membantu saudara-saudara kita di Gaza Palestina. Menurutnya, kegiatan ini adalah salah satu cara untuk mengajarkan pentingnya ukhuwah Islamiyah. “Jadi di manapun dia berada, bila dia Muslim, maka dia juga saudara kita,” ungkapnya.
Aksi solidaritas ini ternyata disambut sangat antusias oleh semua pihak, terutama para santri. Mereka diminta berinfaq Rp. 5000 perorang, namun banyak di antara mereka membawa lebih dari itu. “Bahkan ada yang berinfaq seratus dan lima puluh ribu,” kata Marwan dahlan, ketua OSIM MA NW Mispalah. Sementara ini menurut pengakuannya sudah terkumpul lebih dari 3 juta Rupiah. “Oleh pembina, kami diminta keliling kampung juga, alhamdulillah masyarakat pun banyak yang ikut berinfaq untuk Palestina.”
Aksi ini direnanakan akan dilangsungkan selama sepekan. Di samping dalam luang lingkup ponpes, target aksi ini adalah para jamaah pengajian dan jamaah masjid terdekat. Dana yang terkumpul akan ditransper melalui rekening Komite Nasional Rakyat Palestina, sebuah lembaga sosial yang menfasilitasi pengiriman bantuan ke negara Palestina.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Kedatangan Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki ke Lombok

KISAH AJAIB PEMAKAMAN TGH. AHMAD IZZUDDIN HABIB MISPALAH

PENUTUR : AL-USTADZ SYAMSUL WATHANI, QH (PENDIDIK DI PP DARUL MUHIBBIN NW MISPALAH PRAYA)

Menjelang beberapa bulan menjelang wafatnya, beliau sempat mengisi majelis taklim binaan beliau di masjid Nurul Iman Mispalah Praya. Itu sebagai pengajian perpisahan dengan jamaah beliau. Tema yang beliau sampaikan saat itu adalah tentang keadaan kematian orang-orang sholeh. Kata beliau dalam pengajiannya, “Orang-orang yang sholeh jika meninggal dunia akan tetap akan dimuliakan oleh Alloh swt di mana saja dia meninggal, entah di darat, di lautan, walaupun jasadnya tenggelam dalam laut, tetap akan dimuliakan oleh Alloh swt. Walaupun tidak dikuburkan sebagaimana layaknya orang mati di daratan, dia tetap dimuliakan oleh Alloh swt, berkat kesholehannya. Maka para jamaah, jika plungguh sami menghadiri pemakaman orang orang sholeh, mungkin kebetulan saat musim hujan atau memang tanah pekuburannya banyak mengandung air, terus plungguh sami melihat banyak air di dalam kuburan orang tersebut, maka kita tida…

BIOGRAFI SYEIKH RAHMATULLAH Al-HINDI (PENDIRI MADRASAH LEGENDARIS AS-SHAULATIYAH MAKKAH AL-MUKARRAMAH)

Oleh: Husein Zaenal Muttakin, Lc., M.Pd.I BAB I
A.     Pendahuluaan Kondisi keagamaan  India pada abad 19 M sangat buruk.Kemunkaran dan kemaksiatan menyebar luas.Banyak sekali  fatwa-fatwa  dari para ulama yang jauh dari kebenaran, bahkan sampai ada yang berfatwa gugurnya kewajiban ibadah haji.Para pelajar banyak dirancuni oleh pemikiran barat sehingga mereka menganggap para ulama sebagai kaum yang jumud dan ketinggalan jaman.[1] Gerakan kristenisasi di India sangat gencar.Pada tahun 1792 M untuk pertama kali didirikan Lembaga Misi Kristen Protestan,kemudian pada tahun 1795 didirikan Organisasi Misi Kristen London dan pada Tahun 1799 didirikan Organisasi Misi Kristen  Gereja Inggris.[2] Sebelum memasuki awal abad ke 19 M, rombongan para misionaris dengan resmi dan teratur di kirimkan ke India  oleh Pemerintah Inggris, bahkan perusahaan-perusahaan dagang Inggris yang di India, disamping mendanai misi itu mereka memberikan hak istimewa kepada para misionaris itu. Untuk upaya…