Langsung ke konten utama

Ponpes NW Mispalah Gelar Acara Pelepasan Santri



Sesuai dengan tradisi, setiap akhir sanah dirasah (tahun pelajaran) di Ponpes Darul Muhibbin NW Mispalah Prapen Praya selalu diadakan acara pelepasan santri. Demikian pula dengan tahun ajaran ini. Para santri dari tingkat TK, MI, MTs, dan MA secara simbolis diserahkan kembali oleh pihak Pengasuh ponpes kepada walinya masing-masing.
Acara tersebut diselenggarakan Sabtu pekan lalu (9/6), bertempat di aula Ponpes. Turut hadir para dewan asatizh, santri, walisantri, jamaah, dan tamu undangan. Tampak hadir  dalam deretan tamu undangan, ketua Forum Kerjasama Pondok Pesantren (FKSPP) NTB, Al-Mukarram TGH. Shafwan Hakim dan beberapa tuan guru lainnya. Acara ini sendiri dihadiri kurang lebih 500 orang jamaah.
Dalam sambutannya, ketua panitia, Mugni, S.HI menyampaikan bahwa acara ini adalah upaya  melanjutkan tradisi baik atau sunnah hasanah dari pendiri Ponpes. “Dahulu kami menerima anak-anak bapak-ibu sebagai santri di sini, sekarang kami menyerahkan kembali kepada bapak dan ibu semua,” ujarnya.  Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini diakuinya, panitia telah menyelenggarakan acara khitanan massal sebagai pra acara sehari sebelumnya. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pegadaian Syariah yang telah mensponsori semua kegiatan ini.” Paparnya. Menurut panitia, sehari sebelum acara panitia telah mengadakan sunatan massal anak-anak yang diikuti 15 anak.

TGH. Safwan hakim dalam tausyiahnya mengajak masyarakat meningkatkan pemahaman agama dengan sungguh-sungguh. menurut beliau di zaman serba canggih begini, agama adalah benteng terakhir. "Tolong jaga anak-anak kita, karena ke depan godaan semakin besar, tantangan semakin komplek. Mari kita persiapkan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia," ajak beliau. Pengasuh Ponpes Nurul Hakim Kediri ini juga mengharapkan peran Pondok Pesantren untuk menyiapakan anak didik yang mandiri dan siap pakai di masyarakat. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Kedatangan Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki ke Lombok

KISAH AJAIB PEMAKAMAN TGH. AHMAD IZZUDDIN HABIB MISPALAH

PENUTUR : AL-USTADZ SYAMSUL WATHANI, QH (PENDIDIK DI PP DARUL MUHIBBIN NW MISPALAH PRAYA)

Menjelang beberapa bulan menjelang wafatnya, beliau sempat mengisi majelis taklim binaan beliau di masjid Nurul Iman Mispalah Praya. Itu sebagai pengajian perpisahan dengan jamaah beliau. Tema yang beliau sampaikan saat itu adalah tentang keadaan kematian orang-orang sholeh. Kata beliau dalam pengajiannya, “Orang-orang yang sholeh jika meninggal dunia akan tetap akan dimuliakan oleh Alloh swt di mana saja dia meninggal, entah di darat, di lautan, walaupun jasadnya tenggelam dalam laut, tetap akan dimuliakan oleh Alloh swt. Walaupun tidak dikuburkan sebagaimana layaknya orang mati di daratan, dia tetap dimuliakan oleh Alloh swt, berkat kesholehannya. Maka para jamaah, jika plungguh sami menghadiri pemakaman orang orang sholeh, mungkin kebetulan saat musim hujan atau memang tanah pekuburannya banyak mengandung air, terus plungguh sami melihat banyak air di dalam kuburan orang tersebut, maka kita tida…

BIOGRAFI SYEIKH RAHMATULLAH Al-HINDI (PENDIRI MADRASAH LEGENDARIS AS-SHAULATIYAH MAKKAH AL-MUKARRAMAH)

Oleh: Husein Zaenal Muttakin, Lc., M.Pd.I BAB I
A.     Pendahuluaan Kondisi keagamaan  India pada abad 19 M sangat buruk.Kemunkaran dan kemaksiatan menyebar luas.Banyak sekali  fatwa-fatwa  dari para ulama yang jauh dari kebenaran, bahkan sampai ada yang berfatwa gugurnya kewajiban ibadah haji.Para pelajar banyak dirancuni oleh pemikiran barat sehingga mereka menganggap para ulama sebagai kaum yang jumud dan ketinggalan jaman.[1] Gerakan kristenisasi di India sangat gencar.Pada tahun 1792 M untuk pertama kali didirikan Lembaga Misi Kristen Protestan,kemudian pada tahun 1795 didirikan Organisasi Misi Kristen London dan pada Tahun 1799 didirikan Organisasi Misi Kristen  Gereja Inggris.[2] Sebelum memasuki awal abad ke 19 M, rombongan para misionaris dengan resmi dan teratur di kirimkan ke India  oleh Pemerintah Inggris, bahkan perusahaan-perusahaan dagang Inggris yang di India, disamping mendanai misi itu mereka memberikan hak istimewa kepada para misionaris itu. Untuk upaya…